Go HOME

H I K A Y A T

Aryo Penangsang


This web page is designed by
PT Insan Komunikasi
and hosted by
L-Net.

Insan Komunikasi

L-net

From: "Sentot E. Baskoro" <sentot@CBN.NET.ID>
Subject: Hadiwijaya vs Aryo Penangsang: Beauty & Beast?

At 10:14 PM 6/18/96 -0500, you wrote:
----deleted------------
Saya berpendapat Aryo Penangsang lebih mulia. Alasannya, realitanya tidak ada daerah di Timur yang terbakar dan tidak ada daerah Barat yang makmur. Mereka sama2 tidak mempraktekkan ilmunya, keahliannya, atau kesaktiannya. Betapa jahatnya orang yang berpotensi memakmurkan orang, tetapi tidak berbuat apa2. Sebaliknya, betapa hebatnya orang yang berpotensi menghancurkan tetapi mampu mengendalikan diri untuk tidak menggunakan potensi jahatnya! Atau memang begitu pesan yang ingin disampaikan si pembuat cerita?

Sebenernya ada yg berpendapat bahwa sebenarnya Aryo Penangsang adalah simbol kekuatan daerah pesisir (pantai) yang mencoba memisahkan diri dengan daerah pedalaman.

Aryo Penangsang (AP) adalah tokoh yg tipikal daerah pesisir, tegas, kasar, tanpa basa-basi, temperamental, namun jujur terhadap nuraninya. Hadiwijoyo (H) melambangkan kekuasaan feodalis/birokrat yang berdiam di pedalaman Jawa. Ciri-2nya selalu mencoba berbicara segala sesuai dgn sangat normatif (sedikit/tanpa solusi ataupun bukti apapun), berbelit-belit, kaku, bertata-krama tinggi, dan cenderung otokratis.

AP melambangkan tokoh demokrat yg hendak memporak-porandakan penyelewengan-2 pihak feodal pedalaman. Konteksnya adalah, penyebaran agama di daerah pedalaman saat itu dipandang oleh kaum pesisir sdh menyimpang terlalu jauh. Secara garis besar (sori, saya yg terlalu mendengarkan penjelasan detailnya) agama Islam yg beredar di pedalaman terlalu mengadaptisir budaya masyarakat yg cenderung animis dinamis, sehingga timbullah istilah kejawen, yg bagi kaum pesisir dipandang sebagai satu titik yang sangat dekat dgn syirik.

Nah perkara kemudian cerita rakyat yg beredar isinya menjelek-2kan AP dan memuliakan H, sebaiknya kita melihat pola masyarakat indonesia lama (dan sekarang) yang cenderung berbuta ABS (Asal Bapak Senang). Kalo nggak percaya, ada nggak yg bisa kasi contoh bahwa Tan Malaka itu sebenernya orang yg sangat nasionalis dan berhak menyandang gelar salah satu perintis kemerdekaan Indonesia?

Ada yg bisa kasih komentar?
*---- Kanjeng Kyai Sentot E. Baskoro --//////-*
*------ Life is short so eat a lot! --//////--*


Counter